Seorang anggota TNI gadungan kembali beraksi melakukan penipuan, kali ini yang menjadi korban adalah penjual makanan pisang karamel di sekitar RS Elisabeth Semarang.
"Sekitar pukul 11.00 WIB, saat saya sedang berjualan tiba-tiba didatangi oleh seseorang yang mengaku anggota TNI dan berniat memesan makanan dengan jumlah cukup banyak untuk acara perpisahan dengan Komandannya," kata korban penipuan, Aris Roma Safi’i (22) saat melapor di Mapolrestabes Semarang, Jumat (1/10/2010).
Mengetahui pesanan cukup banyak, korban tidak langsung menyanggupi pesanan tersebut karena harus menanyakan kepada istrinya yang membuat makanan dan meminta terlapor yang mengendaraai sepeda motor Honda Vario untuk kembali lagi ke kios korban beberapa menit lagi.
Saat kembali ke kios, penipu yang membawa tas hitam ini diantar seorang rekannya yang kemudian meninggalkan yang bersangkutan.
"Setelah saya menyanggupi pesanan, dia lalu memberi uang muka sebesar Rp 80 ribu kepada saya dan meminta diantar ke kantor Kodim 0733/BS di Jalan Pemuda Semarang," ujar warga Jalan Kawi I Nomor 45 RT 04 RW 05 Kelurahan Wonotingal, Semarang tersebut.
Tujuannya, agar mengetahui lokasi dimana harus mengirim pesanan. Korban lalu mengantar penipu menggunakan Yamaha Mio bernomor polisi H 4733 NR.
Setelah sampai di luar kantor Kodim yang merupakan TKP, penipu meminjam sepeda motor korban dengan alasan akan masuk menemui komandannya dan meminta korban menunggu di dekat pintu keluar.
Korban sebelumnya berusaha menolak dan mencegah, namun terlapor yang berambut cepak dan berbadan sedikit gemuk tersebut memaksa sambil meninggalkan tas hitam bertuliskan Yon Arhanudse 15.
Korban terkejut saat melihat penipu tidak masuk kantor Kodim namun justru pergi ke kawasan Tugu Muda atau ke arah selatan.
Mengetahui hal itu, korban sempat berteriak minta tolong dan kemudian melaporkan ke Mapolrestabes Semarang didampingi istrinya bernama Anita Novitasari (20).
Setelah dibuka, tas hitam yang ditinggalkan penipu ternyata berisi seragam TNI dengan nama Agus, kaos doreng dengan tulisan Kostrad, dan pistol mainan jenis FN yang jika ditarik ujungnya terdapat pisau di dalamnya.
Hingga saat ini, kasus penipuan dengan kerugian berupa sepeda motor Yamaha Mio biru keluaran tahun 2009 ini masih dalam penanganan kepolisian.
Dalam beberapa bulan terakhir, sedikitnya ada tiga kasus penipuan di Semarang yang dilakukan orang yang mengaku anggota TNI dengan ciri-ciri yang hampir sama dan mengakibatkan kerugian sepeda motor berbagai merek.
Terkait
- Bintang Video Mesum Guru SKB Gudo Jombang Dilayar ke Nganjuk
- M Fauzi dan Eka, Guru TK Pemeran Video Mesum Jombang Di-nonaktifkan
- 750 PNS Dinas PU Bina Marga Jatim Dikabarkan 'Siluman'
- Bu Guru TK di Video Mesum Jombang Hotel Kertosono Ditangkap
- Bawa Gitar, ABG Seksi Diduga Kabur dari Rumah
- Polisi Tangkap Perusak Mobil Andi Darussalam
- Ajaib! Lantai Musola Bisa Buat Menyalakan Rokok
- Aneh! Balita Ini Suka Makan Sabun!
- Jelekkan Syiah, Wanita Mengamuk di Pengajian Habib Umar
- Kepala Sekolah SDN Mejoyolosari Gudo Jombang Cabuli Muridnya